Pencatatan Transaksi Bisnis

A. Memahami Langkah-Langkah dalam Proses Pencatatan

Pada bagian sebelumnya telah dipelajari tentang transaksi bisnis yang memberikan informasi awal sebagai dasar untuk menyiapkan laporan keuangan. Pada bagian ini akan dipelajari langkah-langkah yang diperlukan dalam proses akuntansi secara manual. Langkah-langkah ini disebut dengan siklus akuntansi (the accounting cycle). Jadi siklus akuntansi adalah siklus yang menunjukkan langkah-langkah yang diperlukan dalam penyelesaian proses akuntansi secara manual.

Siklus akuntansi adalah siklus yang menunjukkan langkah-langkah yang diperlukan dalam penyelesaian proses akuntansi.
Siklus akuntansi yang tergambar pada ilustrasi 4.1 dapat dijelaskan sesuai dengan urutan kejadiannya sebagai berikut:

1. Transaksi yang terjadi di perusahaan akan dicatat dalam dokumen sumber (a source document). Contoh dokumen sumber atau bukti transaksi diantaranya adalah kuitansi pembayaran atau penerimaan kas, faktur pembelian, faktur penjualan, kartu jam kerja, dan lain-lain.

2. Transaksi yang terjadi dalam suatu periode dicatat menurut urutan kejadiannya dalam sebuah buku. Pencatatan ini lazimnya disebut dengan membuat jurnal. Dengan demikian mencatat transaksi sama artinya dengan menjurnal transaksi Buku yang digunakan untuk mencatat transaksi atau membuat jurnal ini disebut dengan buku harian. Disebut buku harian karena pencatatan dalam buku ini harus dilakukan menurut urutan kejadiannya (kronologisnya) yang umumnya dilakukan setiap hari.
Dengan demikian jurnal dalam buku harian merupakan catatan permanen atas semua transaksi bisnis perusahaan. Jurnal ini dilakukan atas dasar dokumen sumber yang disebut dengan bukti transaksi menurut aturan debit kredit sebagaimana telah dibahas pada bab sebelumnya.

3. Langkah berikutnya setelah membuat jurnal adalah memindahkan catatan di buku harian ke kelompok akun-akun yang disebut dengan buku besar (the ledger). Proses memindahkan dan mengelompokkan catatan dari buku harian ini ke dalam buku besar (the ledger) disebut dengan proses posting. Pada akhir periode setelah semua transaksi dicatat dalam buku harian (jurnal) dan diposting ke akun seluruhnya dalam buku besar saldo untuk masing-masing akun dihitung. Saldo adalah perbedaan antara sisi debit dengan sisi kredit untuk setiap jenis akun.

4. Langkah terakhir adalah menyiapkan daftar semua akun dan saldonya. Daftar ini disebut dengan neraca saldo (the trial balance). Neraca saldo dipersiapkan untuk melihat kesamaan debit dan kredit akun-akun yang ada di buku besar (the ledger). Ringkasan akun beserta saldonya yang terdaftar dalam neraca saldo (the trial balance) ini digunakan sebagai dasar untuk menyiapkan laporan keuangan.

Siklus akuntansi yang dijelaskan di atas bisa diringkas dalam bagan proses sebagaimana dalam ilustrasi 4.1.

Ilustrasi 4.1: Siklus Akuntansi


Ilustrasi 4.1 menunjukkan ringkasan siklus akuntansi yang dikerjakan secara manual. Siklus tersebut bermula dari bukti transaksi, dicacat dalam buku harian (buku jurnal), dipindahkan ke buku besar, kemudian diringkas dan diakhiri dengan penyajian laporan keuangan.


B. Menganalisis Pengaruh Transaksi Bisnis terhadap Akun

Semua transaksi yang terjadi di perusahaan akan dicatat dalam buku harian. Untuk mencatat transaksi ke dalam buku harian ini diperlukan analisis setiap transaksi yang terjadi secara cermat. Analisis transaksi ini merupakan langkah yang paling kritis dalam siklus akuntansi karena langkah ini akan mempengaruhi langkah berikutnya. Analisis diperlukan untuk memahami pengaruh transaksi terhadap akun-akun yang ada dalam persamaan dasar akuntansi.

Setiap transaksi bisnis yang terjadi di suatu perusahaan, mempengaruhi minimal dua akun. Berapa pun jumlah akun yang terlibat dalam sebuah transaksi, jumlah debit dan kredit akan selalu sama dalam setiap transaksi. Hal ini memenuhi kaidah persamaan dasar akuntansi dimana Aset = Kewajiban + Ekuitas. Karena persamaan ganda ini dan pengaruh transaksi terhadap minimal dua akun ini, sistem akuntansi yang demikian disebut dengan sistem akuntansi berpasangan (double entry system).
Setiap transaksi bisnis yang terjadi di suatu perusahaan, mempengaruhi minimal dua akun.
Sistem akuntansi berpasangan (double entry sistem) merupakan alat yang dapat digunakan untuk menganalisis transaksi. Langkah-langkah dalam menganalisis transaksi bisnis bisa dilakukan dalam urutan sebagai berikut:
1. Tentukan pengaruh suatu transaksi pada akun aset, kewajiban, ekuitas pemilik, (termasuk akun pendapatan maupun akun beban).
2. Tentukan pengaruh transaksi tersebut pada setiap akun, apakah akun tersebut mengalami kenaikan atau penurunan.
3. Tentukan apakah kenaikan atau penurunan akun tersebut harus dicatat di sebelah kredit atau sebelah debet.
Untuk menganalisis pengaruh suatu transaksi terhadap akun-akun aset, kewajiban maupun ekuitas pemilik, perlu diingat kembali persamaan dasar akuntansi dan aturan pendebitan dan pengkreditan sebagaimana dalam materi sebelumnya.
Analisis transaksi didasarkan pada aturan pendebitan dan pengkreditan dalam persamaan dasar akuntansi.
Ada tiga jenis akun pada persamaan dasar akuntansi yaitu aset (assets), kewajiban (liabilities) dan ekuitas (capital). Pencatatan transaksi ke dalam tiga akun ini diperlukan aturan pendebitan dan pengkreditan seperti yang dijelaskan pada bab sebelumnya.


C. Pengertian Jurnal dan Fungsinya

Jurnal merupakan catatan akuntansi pertama setelah bukti transaksi. Fungsi jurnal adalah menyediakan catatan yang lengkap dan permanen dari semua transaksi perusahaan yang disusun dalam urutan kronologis kejadiannya sebagai referensi di masa mendatang. Tujuan mencatat transaksi ke dalam jurnal adalah untuk menunjukkan pengaruh setiap transaksi ke dalam akun perusahaan.
Jurnal merupakan catatan akuntansi pertama setelah bukti transaksi.
Dalam siklus akuntansi perusahaan, jurnal merupakan kegiatan pencatatan dasar sebelum posting akun di buku besar. Dengan demikian, bila terjadi kesalahan dalam membuat jurnal, mengakibatkan akun di buku besar juga salah, sehingga laporan keuangan pun pada akhirnya juga salah.
Jurnal digunakan sebagai dasar untuk melakukan posting ke akun di buku besar.
Jurnal juga merupakan permulaan pencatatan secara kronologis berupa pendebitan dan pengkreditan dari transaksi keuangan yang telah terjadi serta penjelasannya. Pendebitan dan pengkreditan transaksi dilakukan menurut kaidah pencatatan debit dan pencatatan kredit, dimana pencatatan debit harus dilakukan lebih dulu baru kemudian pencatatan kredit. Pencatatan debit dan pencatatan kredit ini merupakan kegiatan dalam jurnal yang biasanya juga disebut sebagai pencatatan ayat-ayat jurnal.
Ayat-ayat jurnal merupakan pendebitan dan pengkreditan akun yang terlibat dalam suatu transaksi.

D. Bentuk-Bentuk Buku Jurnal (Harian)

Terdapat beberapa macam bentuk jurnal, diantaranya meliputi jurnal umum, jurnal khusus, jurnal penyesuaian (adjustment journal), jurnal penutup dan jurnal pembalik. Setiap bentuk jurnal ini memiliki fungsinya masing-masing.
Bentuk jurnal meliputi jurnal umum, jurnal khusus, jurnal penyesuaian (adjustment
journal), jurnal penutup dan jurnal pembalik.
Jurnal umum merupakan jurnal standar yang berbentuk secara umum. Jurnal ini biasanya juga disebut sebagai jurnal memorial. Umumnya buku jurnal atau buku harian menggunakan bentuk jurnal umum dua kolom. Kolom-kolom dalam jurnal ini meliputi:
Jurnal umum adalah jurnal standar untuk transaksi secara umum.
1. Kolom Tanggal (A)
Kolom ini digunakan untuk mencatat tanggal kejadian transaksi yang dicatat berdasar urutan kronologi kejadiaannya.

2. Kolom Keterangan (B)
Kolom ini digunakan untuk mencatat ayat-ayat jurnal transaksi sesuai dengan urutan debet kredit dalam setiap transaksi. Ayat jurnal debit harus dicatat dahulu kemudian baru diikuti ayat jurnal kredit. Cara penulisan ayat jurnal kredit dilakukan dengan agak masuk ke dalam. Hal ini dilakukan untuk setiap transaksi.

3. Kolom Referensi (C)
Kolom ini digunakan untuk menandai ayat-ayat jurnal yang sudah diposting ke buku besar.

4. Kolom Debit (D)
Kolom ini digunakan untuk mencatat jumlah yang harus didebit dari suatu transaksi.

5. Kolom Kredit (E)
Kolom ini digunakan untuk mencatat jumlah yang harus di kredit dari suatu transaksi.

Selain kolom-kolom tersebut dalam setiap halaman buku jurnal harus diberi halaman jurnal (G) di pojok kanan atas serta judul jurnal (F) yang dibuat di tengah atas. Ilustrasi 4.2 menjelaskan jurnal umum dua kolom dengan ayat jurnal yang sudah dicatat (dijurnal).

Ilustrasi 4.2: Jurnal Umum Dua Kolom

Jurnal khusus adalah jurnal yang dibuat khusus untuk transaksi yang sering terjadi. Jurnal khusus meliputi jurnal khusus penerimaan kas, jurnal khusus pengeluaran kas, jurnal khusus penjualan, dan jurnal khusus pembelian. Contoh jurnal khusus pengeluaran kas dan penerimaan kas nampak dalam ilustrasi 4.3 dan 4.4 berikut:
Jurnal khusus adalah jurnal yang dibuat khusus untuk transaksi yang sering terjadi.

Ilustrasi 4.3: Jurnal Khusus Pengeluaran Kas



Ilustrasi 4.4: Jurnal Khusus Penerimaan Kas


Sebagaimana jurnal umum, jurnal khusus ini juga terdiri dari beberapa kolom. Penjelasan untuk masing-masing kolom diberikan sebagai berikut:
1. Kolom tanggal berisi tanggal terjadinya transaksi yang dicatat secara kronologis.
2. Kolom keterangan berisi penjelasan bukti transaksi pengeluaran maupun penerimaan kas.
3. Kolom Referensi digunakan untuk menandai ayat-ayat jurnal yang sudah diposting ke buku besar
4. Kolom Debit di jurnal pengeluaran kas digunakan untuk mencatat akun yang terpengaruh oleh transaksi pengeluaran kas yang dilakukan beserta junlahnya, sementara itu kolom debit di jurnal penerimaan kas berisi jumlah kas yang masuk dalam transaksi.
5. Kolom Kredit dalam jurnal pengeluaran kas digunakan untuk mencatat jumlah yang dikeluarkan dalam transaksi, sedangkan kolom kredit di jurnal penerimaan kas berisi nama akun yang terpengaruh transaksi penerimaan kas beserta jumlahnya.

Seperti pada jurnal umum, di jurnal khusus inipun untuk setiap halaman jurnal harus dilengkapi dengan nomor halaman serta judul jurnal.

Jurnal penyesuaian (adjustment) adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk menyesuaikan saldo akun yang belum tepat, seperti saldo pos akrual dan deferal.
Jurnal penyesuaian untuk menyesuaikan ayat-ayat jurnal yang belum tepat.
Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk menutup atau membuat saldo menjadi nol atas akun pendapatan, akun beban akun laba/rugi, prive dan sebagainya. Akun-akun yang memerlukan jurnal penutup adalah akun-akun yang termasuk dalam kelompok akun laba/rugi.
Jurnal penutup untuk menutup akun-akun pendapatan, beban dan prive.
Sedangkan jurnal pembalik adalah jurnal yang dibuat pada awal periode untuk membalik jurnal penyesuaian tertentu. Ilustrasi jurnal-jurnal ini akan disampaikan pada bab-bab berikutnya dalam buku ini.
Jurnal pembalik untuk membalik ayat-ayat penyesuaian.

E. Menyiapkan Ayat-Ayat Jurnal di Buku Harian

Sebagaimana telah dijelaskan dalam bagian sebelumnya, sebelum transaksi dijurnal, terlebih dahulu transaksi dianalisis untuk menyusun ayat-ayat jurnal yang kan dimasukkan dalam buku harian. Ilustrasi 4.5 menunjukkan transaksi perusahaan jasa Konsultan Cipta Jasa Karya yang didirikan oleh Tn Bagus pada tanggal 1 Agustus 2006 dan beroperasi secara full time. Transaksi berikut ini akan digunakan sebagai untuk menyiapkan ayat-ayat jurnal dalam buku harian.

Ilustrasi 4.5: Transaksi yang terjadi selama bulan Agustus 2006


Berdasar pada transaksi dalam ilustrasi 4.5, sebelum menyusun ayat-ayat jurnal, kita harus lebih dahulu menganalisis pengaruh transaksi terhadap akun-akun baik akun Neraca maupun akun Laba Rugi.

Berikut analisis sesuai urutan transaksi yang terjadi di atas:

1. Pemilik Melakukan Investasi ke dalam Perusahaan Berupa Uang Tunai, Perlengkapan dan Peralatan
Berikut analisis sesuai urutan transaksi yang terjadi selama bulan Agustus 2006:
a. Transaksi ini berpengaruh pada akun kas, akun perlengkapan dan akun peralatan serta akun modal pemilik karena investasi yang dilakukannya ke dalam perusahaan.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun kas, akun perlengkapan dan akun peralatan mengalami peningkatan akibat investasi dan akun modal pemilik juga mengalami peningkatan akibat setoran investasi oleh pemilik.
c. Oleh karena akun kas, akun perlengkapan dan akun peralatan mengalami peningkatan maka sesuai kaidah, akun-akun ini akan didebit, demikian juga akun modal pemilik juga mengalami peningkatan sehingga akun ini harus dikredit.

Dengan demikian ayat-ayat jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi tersebut sebagai berikut:



2. Perusahaan Membayar Sewa Gedung untuk 6 Bulan
Analisis atas transaksi ini adalah:
a. Transaksi ini berpengaruh pada akun sewa dibayar dimuka dan akun kas.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun sewa dibayar dimuka mengalami peningkatan karena dilakukan pembayaran terhadap sewa gedung, sementara akun kas mengalami penurunan akibat melakukan pembayaran sewa gedung.
c. Oleh karena akun sewa dibayar di muka mengalami peningkatan maka akun ini akan didebit karena akun ini merupakan kelompok akun aset, sedangkan akun kas akan dikredit karena mengalami penurunan.

Dengan demikian ayat-ayat jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi tersebut adalah sebagai berikut:



3. Pembelian Peralatan Kantor secara Kredit
Analisis atas transaksi ini sebagai berikut:
a. Transaksi ini berpengaruh pada akun peralatan kantor yang merupakan kelompok akun aset serta berpengaruh pada akun kewajiban yaitu utang lancar.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun peralatan mengalami peningkatan sebagai akibat pembelian, sementara itu akun kewajiban yaitu utang lancar juga mengalami peningkatan sebagai akibat pembelian berupa kredit.
c. Akun peralatan kantor mengalami peningkatan, maka akun peralatan akan didebit dan akun utang usaha akan dikredit.

Dengan demikian ayat jurnal yang dibutuhkan untuk mencatat transaksi tersebut adalah:



4. Menerima Uang Muka Jasa yang Dibayarkan oleh Pelanggan
Analisis atas transaksi ini adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun kas dan akun kewajiban berupa uang muka pendapatan.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun kas mengalami peningkatan dan akun kewajiban berupa pendapatan di muka juga mengalami peningkatan.
c. Akun kas mengalami peningkatan, maka akun kas akan didebit dan akun kewajiban berupa utang lancar akan dikredit.

Dengan demikian ayat jurnal yang dibutuhkan adalah:



5. Pembayaran Premi Asuransi
Analisis atas transaksi ini sebagai berikut:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun aset berupa asuransi yang telah dibayar di muka dan kas yang digunakan untuk membayar premi.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun asuransi dibayar di muka mengalami peningkatan dan akun kas mengalami penurunan.
c. Dengan peningkatan akun aset untuk asuransi, maka akun asuransi dibayar di muka akan didebit dan akun kas akan dikredit karena mengalami penurunan.

Maka ayat jurnal untuk mencatat transaksi ini adalah sebagai berikut:



6. Pembayaran Beban Iklan
Analisis atas transaksi ini adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun beban iklan dan kas sebagai akibat pembayaran beban iklan.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun beban iklan mengalami peningkatan karena dilakukan pembayaran dan akun kas mengalami penurunan.
c. Oleh karena mengalami peningkatan pada akun beban untuk iklan, maka akun beban iklan akan didebit dan akun kas dikredit.

Maka ayat jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi ini adalah sebagai berikut:



7. Pembayaran Kewajiban
Analisis atas transaksi ini adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun utang usaha yang merupakan kelompok akun kewajiban dan akun kas karena melakukan pembayaran tunai.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun utang usaha mengalami penurunan karena dilakukan pembayaran tunai dan akun kas mengalami penurunan juga.
c. Oleh karena mengalami penurunan pada akun kewajiban untuk utang usaha maka akun utang usaha akan didebit dan akun kas akan dikredit.

Maka ayat jurnal yang dibutuhkan adalah:



8. Mencatat Penyediaan Jasa Pengauditan tetapi Pembayaran Fee Pengauditan akan Dilakukan Paling Lambat 1 Bulan ke Depan
Analisis atas transaksi tersebut sebagai berikut:
a. Transaksi ini akan terpengaruh pada akun piutang usaha dan pendapatan jasa sebagai akibat telah melaksanakan jasa tetapi belum diterima pembayarannya.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun piutang usaha mengalami peningkatan dan akun pendapatan jasa juga mengalami peningkatan.
c. Dikarenakan mengalami peningkatan, maka akun piutang usaha akan didebit dan akun pendapatan jasa dikredit karena merupakan pendapatan yang masih harus diterima.

Maka ayat jurnal yang digunakan dalam mencatat transaksi ini adalah:



9. Pembayaran Gaji Karyawan
Analisis terhadap transaksi ini adalah:
a. Transasksi ini akan berpengaruh pada akun beban gaji yang dibayar serta akun kas sebagai akibat pembayaran beban gaji.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun beban gaji mengalami peningkatan karena dilakukan pembayaran dan akun kas mengalami penurunan sebagai akibat dilakukannya pembayaran.
c. Dengan adanya peningkatan pada akun beban gaji, maka beban gaji akan didebit sedangkan kas akan dikredit karena mengalami penurunan sebesar jumlah yang dibayarkan.

Maka ayat jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi ini adalah:



10. Penerimaan Pembayaran Piutang Fee dari Klien
Analisis terhadap transaksi ini sebagai berikut:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada kas dan piutang usaha sebagai akibat masuknya pembayaran piutang fee.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun kas akan meningkat dan akun piutang usaha mengalami penurunan.
c. Akun kas mengalami peningkatan, sehingga peningkatan pada akun kas menyebabkan akun kas akan didebit dan akun piutang usaha akan dikredit.

Maka ayat jurnal yang dibutuhkan untuk mencatat transaksi ini adalah:



11. Menyelesaikan Pekerjaan Penyusunan Sistem Klien
Analisis atas transaksi ini adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun piutang sebagai akibat penundaan pembayaran fee dari klien dan pengakuan pendapatan jasa sebagai akibat penyelesaian pekerjaan.
b. Pengaruh transaksinya adalan akun piutang mengalami peningkatan dan pendapatan jasa juga mengalami peningkatan.
c. Dengan adanya peningkatan pada akun piutang, maka akun ini akan didebit dan akun pendapatan jasa akan dikredit.

Maka ayat jurnal yang digunakan dalam mencatat transaksi ini adalah:



12. Pembelian Perlengkapan secara Tunai
Analisis atas transaksi ini adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun perlengkapan dan kas sebagai akibat pembelian perlengkapan secara tunai.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun perlengkapan mengalami peningkatan dan akun kas mengalami penurunan.
c. Oleh karena akun perlengkapan mengalami peningkatan maka akun ini akan didebit. Sementara itu akun kas akan dikredit karena akun kas mengalami penurunan.

Maka ayat jurnal yang dibutuhkan untuk mencatat transaksi ini adalah:



13. Penerimaan Pembayaran Piutang Fee dari Klien
Analisis atas transaksi ini adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun kas dan akun piutang usaha sebagai akibat pembayaran piutang oleh pihak ketiga.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun kas mengalami peningkatan sebagai akibat penerimaan pembayaran piutang dan akun piutang usaha mengalami penurunan karena dilakukan pembayaran oleh pihak lain.
c. Dikarenakan akun pembayaran kas mengalami peningkatan maka akun kas akan didebit dan akun piutang usaha akan dikredit karena mengalami penurunan.

Maka ayat jurnal yang dibutuhkan untuk mencatat transaksi ini adalah:



14. Pembayaran Rekening Telepon
Analisis atas transaksi tersebut adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada beban telepon yang dibayar dan kas sebagai akibat pembayaran telepon secara tunai.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun beban telepon akan mengalami peningkatan dan akun kas akan mengalami penurunan.
c. Oleh karena akun beban telepon mengalami peningkatan maka akun ini akan didebit dan akun kas akan dikredit karena akun kas mengalami penurunan.

Maka ayat jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi ini adalah:



15. Pembayaran Rekening Listrik
Analisis atas transaksi di atas adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada beban listrik yang dibayar dan kas sebagai akibat pembayaran listrik secara tunai.
b. Pengaruh transaksinya adalah beban listrik akan mengalami peningkatan dan kas akan mengalami penurunan sebagai akibat pembayaran rekening listrik.
c. Dengan demikian akun beban listrik didebit untuk pencatatan pembayaran listrik dan kas dikredit untuk menunjukkan penurunan kas sebagai akibat pembayaran beban listrik.

Maka ayat jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi ini adalah:



16. Pembayaran Gaji Karyawan
Analisis atas transaksi tersebut sebagai berikut:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun beban gaji yang dibayar serta akun kas sebagai akibat pembayaran beban gaji.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun beban gaji mengalami peningkatan karena dilakukan pembayaran dan akun kas mengalami penurunan sebagai akibat dilakukannya pembayaran.
c. Oleh karena akun beban gaji mengalami peningkatan, maka beban gaji akan didebit sedangkan kas akan dikredit karena mengalami penurunan sebesar jumlah yang dibayarkan.

Maka ayat jurnal yang digunakan untuk mencatat transaksi ini adalah:



17. Penerimaan Pembayaran Piutang Fee dari Klien
Analisis terhadap transaksi ini adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun kas dan akun piutang usaha sebagai akibat pembayaran piutang oleh pihak ketiga.
b. Pengaruh transaksinya adalah akun kas mengalami peningkatan sebagai akibat penerimaan pembayaran piutang dan akun piutang usaha mengalami penurunan karena dilakukan pembayaran oleh pihak lain.
c. Oleh karena akun kas mengalami peningkatan maka akun kas akan didebit dan akun piutang usaha akan dikredit karena mengalami penurunan.

Maka ayat jurnal yang dibutuhkan untuk mencatat transaksi ini adalah:



18. Mencatat Penyediaan Jasa Pengauditan secara Kredit
Analisis atas transaksi ini adalah:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun piutang sebagai akibat penundaan pembayaran fee dari klien dan pengakuan pendapatan jasa sebagai akibat penyelesaian pekerjaan.
b. Pengaruh transaksinya adalan akun piutang mengalami peningkatan dan pendapatan jasa juga mengalami peningkatan.
c. Oleh karena mengalami peningkatan maka akun piutang akan didebit dan akun pendapatan jasa akan dikredit.

Maka ayat jurnal yang digunakan dalam mencatat transaksi ini adalah:



19. Penarikan Kas untuk Keperluan Pribadi Pemilik
Analisis terhadap transaksi ini sebagai berikut:
a. Transaksi ini akan berpengaruh pada akun prive dan kas sebagai akibat penarikan dana untuk keperluan pribadi pemilik.
b. Pengaruh transaksinya adalah prive mengalami peningkatan dan kas mengalami penurunan sebagai akibat penarikan dana perusahaan untuk keperluan pribadi.
c. Dengan demikian prive di debit untuk pengambilan dana keperluan pribadi dan kas dikredit untuk penarikan dana keperluan pribadi.

Maka ayat jurnal yang digunakan dalam mencatat transaksi ini adalah:



CONTOH SOAL DAN PENYELESAIANNYA

Tn Harry Sutrisno membuka usaha baru yang bergerak di bidang laundry pada tanggal 1 Desember 2006. Perusahaan tersebut diberi nama “Trisno Laundry”. Selama bulan Desember 2006, transaksi yang terjadi pada “Trisno Laundry” sebagai berikut:




















Berikut adalah kode akun yang digunakan Perusahaan “Trisno Laundry” untuk mencatat setiap transaksi perusahaannya:



Pertanyaan:
Catatlah transaksi yang terjadi selama bulan Desember 2006 tersebut dalam buku jurnal dalam format yang lengkap!

PENYELESAIAN






Konsep Dasar Akuntansi dan Pelaporan Keuangan SMK
Buku Sekolah Elektronik, Departemen Pendidikan Nasional



Tidak ada komentar: