Menggambar Bentuk Objek Tiga Dimensi

Pernahkah kamu mengamati benda-benda yang ada di sekitarmu, seperti televisi, vas bunga, gelas, mangkuk, kulkas, botol, lemari, atau benda lainnya? Pernahkah kamu berpikir bahwa benda-benda tersebut memiliki bentuk dasar geometris tiga dimensi, seperti balok, kubus, kerucut, bola, dan tabung? Setelah mengamati benda-benda yang ada di sekitarmu, pernahkah kamu mencoba menggambarkan benda-benda tersebut secara langsung? Pada bab ini, kamu akan mempelajari bagaimana menggambar bentuk benda tiga dimensi tersebut, termasuk juga prinsip menggambarnya, alat dan bahan yang digunakan, serta teknik menggambarnya.

Asal Mula Padi

Mendengarkan Cerita Rakyat
Makanan pokok kita semua adalah nasi. Nasi tersebut berasal dari padi yang ditanam. Apakah kamu pernah mendengar cerita tentang “Asal Mula Padi”? Tentu di antara kamu banyak yang belum tahu. Dengarkanlah cerita rakyat yang akan dibacakan oleh guru atau temanmu di bawah ini!

Batu Menangis

Mendengarkan Cerita Rakyat
Dengarkanlah cerita rakyat yang akan dibacakan oleh guru atau temanmu di bawah ini!

Buah, Kacang-kacangan dan Manisan

Pengenalan Bahan Dasar Patiseri

Yang dimaksud adalah buah dan kacang-kacangan yang sudah dikeringkan dan diawetkan. Buah dan kacang-kacangan itu digunakan untuk berbagai jenis produk kue dan roti. Sebelum digunakan perlu dicuci serta direndam dalam air hangat lebih dahulu agar lunak. Waktu perendaman tidak boleh terlalu lama, kurang lebih satu menit, untuk menghindari agar tidak terlalu banyak menyerap air sehingga menjadi lembek. Apabila buah dan kacang-kacangan tersebut menjadi lembek maka sewaktu proses percampuran adonan akan hancur dan menyebabkan adonan menjadi berwarna atau kelihatan kotor. Selain itu, bila terlalu lama direndam maka rasanya akan sedikit berkurang. Setelah buah dan kacang-kacangan itu dicuci dan direndam, maka harus segera diangkat, ditiriskan, dan kemudian ditaburkan pada selembar kain yang kering agar airnya terserap. Percampuran buah dan kacang-kacangan pada adonan biasanya dilakukan pada tahap yang terakhir agar kemungkinan rusak relative lebih kecil.

Bahan Pembentuk

Pengenalan Bahan Dasar Patiseri

Pabrik selai, jelly dan icing memerlukan bahan untuk memperketat sirup buah (selai atau jelly), untuk mendapatkan agar-agar yang kuat, atau mencegah lengketnya icing. Bahan itu disebut gom (lem). Kebanyakan gom adalah karbohidrat yang bersumber dari berbagai tanaman, seperti getah, biji-bijian, maupun rumput laut. Gom tersebut dikenal sebagai gom nabati.

Bahan Pemberi Rasa dan Aroma

Pengenalan Bahan Dasar Patiseri

Pemberi rasa yang dibubuhkan dibagi menjadi 3 golongan:
1.    Alam (asli )
a.  Bahan-bahan dasar yang dibubuhkan ke dalam formula yaitu bentuk-bentuk gula dan sirop seperti madu, sirop mult molase dan sejenisnya, buah segar giling, kokoa, cokelat dan sebagainya.
b.    Minyak sulingan buah sitrun seperti minyak jeruk limau (lemon) minyak jeruk manis dan sari (ekstrak) vanili.
2.   Buatan (sintetis)
Kuantitas pemberi rasa yang ada dalam buah segar sangat terbatas. Bila hanya pemberi rasa ini saja yang akan dipergunakan dalam formula, maka untuk memenuhi tingkat rasa yang diinginkan kita harus menyediakan bahan-bahan utuh atau yang telah diiris-iris dalam jumlah yang besar. Hal ini akan menyebabkan bukan saja formulanya menjadi tidak seimbang tetapi juga tidak praktis. Bila pemberi rasa yang diperkuat dengan pemberi rasa buatan maka jadinya rasa akan lebih menarik daripada menggunakan pemberi rasa yang asli saja.
3.   Imitasi atau tiruan
Pemberi rasa tiruan saja jarang digunakan tetapi digabungkan dengan sari buah dan minyak sulingan tertentu sehingga akan menghasilkan keharuman yang lebih baik. Pemberi rasa tiruan tidak didapatkan di alam dalam keadaan asli tetapi dapat berfungsi menggantikan pemberi rasa yang asli.